"LiNdUnGiLaH KeSeDiHaN DeNgAn sEnYuMaN..
BiArPuN DiHaTiMu pEnUh kEdUkAaN..
kErNa TaBaH MeNgHaDaPi CaBaRaN..
MeNuNjUkKaN eNgKaU mEmPuNyAi IMAN.."
-LA TAHZAN, INNALLAH AMA'ANA-
..Benarkah Kita Manusia Ini Layak Menjadi Khalifah Allah ?..
Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim
Ketika pertama kali Allah mengumumkan kepada para malaikat dan golongan malaikat lainnya bahwa Allah akan menciptakan manusia yang kelak akan dijadikan-Nya sebagai "khalifah-Nya" di bumi, maka seorang malaikat protes :
"Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau".
Kemudian Allah berrfirman kepada mereka :
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".
Dialog itu dapat kita baca pada Al Quran Surat 2:30.
Saat ini, beberapa ribu tahun setelah itu (?), kita memang menyaksikan apa yang diketahui oleh malaikat Allah yang dikabarkan kepada kita. "Pertumpahan darah" terjadi di mana-mana. Pertumpahan darah itu terjadi karena para manusia sibuk menyerang satu sama lainnya dengan alasan yang bermacam-macam. Perbedaan kepentingan sering menjadi hal yang memicunya.
Akan tetapi Allah sungguh Maha Mengetahui yang mengetahui semua hal hal yang tidak diketahui oleh makhluk-Nya (malaikat, dll). Tentu saja, bagaimana pun karakter dasar manusia yang "suka menumpahkan darah" ini masih diberikan potensi untuk menjadi "hamba yang terbaik" yang dapat dipercaya untuk mengemban tugas sebagai "khalifah Allah di bumi".
Bagaimanakah sesungguhnya, kita harus mensikapi hal ini : di satu fihak kita diberikan karakter dasar yang "suka menumpahkan darah" dan di lain fihak kita juga diberikan tugas mulia untuk "menjadi khalifah Allah yang Maha Suci".
Mari kita diskusikan bersama.
As-Salaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.