
Ayah…
Dirimu ibarat sang awan
Yang memayungi kehidupan kami
Yang senantiasa memerlukan dirimu
Saat sang suria memanaskan sinarnya
Ayah….
Tidak akan hilang di benak kami
Tidak akan pudar dari pandangan kami
Betapa mulia hatimu
Betapa besar jiwamu
Menepis ranjau dan duri itu
Untuk mencari sesuap nasi buat kami
Ayah….
Kesabaran juga tetap terbatas
Meski diuji dan dicabar
Oleh karenah kami
Yang adakalanya nakal
Yang adakalanya tidak mahu mendengar katamu
Ayah…..
Pengorbanan mu tetap abadi dijiwa kami…….
Terimakasih ayah…..semoa Allah memberkati umur dan amalanmu.
secebis kisah..
pada satu pagi ayah minum bersama sama dengan anaknya, yang sudah pun dewasa,tiba tiba siayah ternampak seekor burung sedang hinggap diatas pokok diluar rumahnya, lalu seayah bertanya…burung apa yang hinggap diluar tu,lalu dijawab oleh anaknya,namun begitu ayahnya tetap mengulangi soalan tersebut berulang ulang kali,sehingga menimbulkan kemarahan anaknya,lalu ayahnya bangun dan pergi kebiliknya dan membawa bersama sebuah dairy, lalu ayahnya menujukkan salah satu muka surat dairi itu yang tertulis tentang anaknya bertanyakan tentang soalan yang sama sebanyak 25 kali,barulah anak itu menyedari apa sebenarnya yang diinginkan oleh ayahnya…sekadar renungan bersama di saat hari bapa ini….betapa itulah ayah kita yang terlalu banyak pergorbanan untuk membesarkan sebuah keluarga…hargailah pengorbanan mereka…..dengan menghormati dan mengasihi mereka…………sekiranya mereka berada di alam barzakh….janganlah terlalu bakhil untuk mendoakan mereka….amin…








No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.